Tips Memulai Membangun Database

Tips Memulai Membangun Database

Halo semuanya apa kabar?

Hari ini sekolahselling akan berbagi sebuah materi penting untuk mengembangkan bisnis Anda, Ada yang tau apa itu?

Yes betul Membangun Database, kenapa hal ini begitu penting dan bagaimana caranya agar bisa

mendapat ribuan database dengan mudah?


Nah pada kesempatan kali ini sekolahselling akan mencoba menjawab semua pertanyaan di atas, jadi wajib disimak yah!

Kita mulai dari yang pertama, kenapa mengumpulkan database itu begitu penting?

Sekolahselling akan menjawab pertanyaan ini dengan sebuah pertanyaan juga. Pertanyaannya adalah menurut Anda, apa yang paling penting dalam bisnis?

Apakah gedung kantor?

Mesin produksi?

Bahan baku?

Karyawan?

Hal penting ini, kalau tidak ada maka bisnisnya tidak akan jalan, atau bahkan bisa tutup, apakah itu? Yuk coba kita bahas satu persatu yah.

Apakah tanpa gedung kantor bisnis akan tutup? Jawabannya tentu tidak, kita tetap bisa bisnis dari rumah, garasi atau kontrakan yang kita sewa.

Apakah tanpa mesin produksi dan bahan baku kita tidak bisa bisnis? Tentu tidak,  kita masih bisa jual produk orang sebagai reseller, betul?

Terakhir apakah tanpa karyawan masih bisa kita berbisnis? Tentu saja, masih bisa dikerjakan sendiri, pekerja lepas atau bahkan dengan reseller, betul?

Nah kalau tanpa PEMBELI, kira-kira bisnis bisa tetap jalan atau tidak?

Jawabannya tentu saja tidak, untuk beli atau membuat produk perlu uang, untuk operasional, pengiriman, biaya promosi, bahkan untuk beli kuota kita perlu uang yang diberikan pembeli untuk mendapat produk kita, betul?


Intinya tanpa ada pembeli, maka tidak ada jualan, jika tidak ada jualan maka bisnis pun tidak akan bisa jalan. Maka fix sudah, pembeli merupakan hal yang penting dalam bisnis kita, kalau jualan tapi tidak ada yang beli namanya bukan jualan tapi pameran, hehe

Jadi penting sekali bagi Anda yang berjualan untuk memiliki banyak pembeli, caranya adalah dengan memiliki kontaknya, atau dalam bahasa kerennya disebut database.

Banyak sekali yang menyadari tentang pentingnya database ini sampai setiap promosi yang mereka buat, bukan melulu tentang bagaimana mendatangkan uang (ujung-ujungnya duit) akan tetapi bagaimana caranya agar dapat mendatangkan database sebanyak-banyaknya (ujung-ujungnya database)


Rumusnya sederhana, Semakin banyak orang yang mendapat penawaran Anda (database) maka akan semakin besar peluang Anda closing. Bayangkan, mana yang lebih mudah? Mendapat closing 10 pcs dari menawarkan ke 10 orang atau ke 100 orang? Jawabannya tentu lebih mungkin dan lebih mudah closing 10 pcs jika Anda menawarkan ke 100 orang, dibandingkan hanya menawarkannya kepada 10 orang saja.

Terbayang kan sekarang bagaimana pentingnya database itu? Sekarang kita masuk ke pembahasan bagaimana caranya agar bisa mendapatkan banyak database dari media online.

Terima kasih untuk internet, zaman sekarang kita dapat dengan mudah mendapatkan kontak pembeli hanya dengan klik sana ketik sini saja, Namun meski mudah, menjaring database prospek itu ngga bisa sembarangan, kita harus mengetahui polanya agar bisa menjaringnya lebih mudah, lebih tepat dan lebih banyak. Saya belum menemukan media yang lain yang memenuhi syarat mudah, murah dan meriah dalam mengumpulkan database prospek selain media sosial khususnya Facebook, ditambah lagi dengan media perpesanan Whatsapp dan Email. Oleh karena itu materi kali ini akan berkutat di 3 media di atas, bagaimana dapat memaksimalkannya untuk meraih ribuan database,


Yuk langsung aja kita mulai!

1. Facebook

Penggunanya saja di Indonesia per Januari 2018 sudah ada 130 juta akun, sangat potensial untuk kita tangkap menjadi database. Nah menggunakan Facebook ini ada 2 aliran, Anda bisa mengikuti keduanya atau memilih salah satunya.

Yaitu ada Facebook Organik dan Facebook Ads, masing-masing memiliki kelebihannya dalam mengumpulkan dan mengelola database dan tentunya cara memaksimalkannya pun berbeda.

Pada Facebook Organik, Anda tak perlu membayar apapun pada Facebook alias gratis, yang Anda harus punya hanyalah gadget untuk membuka Facebook dan tentunya kuota internet. Strateginya untuk mengumpulkan database adalah dengan mulai membangun personal branding secara bertahap, beriringan dengan itu juga Anda harus menambahkan pertemanan secara rutin setiap harinya, Selain itu Anda juga wajib melakukan interaksi dengan pertemanan Anda sampai mereka dengan senang hati memberikan kontak database lainnya pada Anda. Lakukan semua hal tersebut secara rutin, maka banjir closing bukan hal yang memusingkan lagi.

Sementara untuk Facebook Ads, Anda harus membayarkan sejumlah budget tertentu untuk bisa membuat iklan ke orang-orang yang ada di Facebook sesuai dengan Anda targetkan. Dari iklan ini, bisa Anda arahkan langsung ke banyak hal, bisa langsung ke website untuk pemesanan atau minimal ambil pixelnya, Bisa juga Anda arahkan ke halaman khusus untuk mengambil database mereka dalam bentuk email atau kontak whatsapp. 

Intinya entah Facebook Organik maupun Ads memiliki kelebihan masing-masing dalam mengumpulkan database, jika Anda mampu memaksimalkan keduanya maka ribuan database bukanlah hal yang sulit untuk didapatkan

Nah kita lanjut ke media berikutnya.


2. Whatsapp

Whatsapp adalah aplikasi chatting sederhana yang digunakan hampir semua kalangan masyarakat, baik tua maupun muda. Sifatnya yang simpel, tidak ada iklan dan mudah digunakan oleh siapapun, membuat messenger ini bahkan bisa menggeser penggunaan sms dan telpon biasa. Oleh karena itu mengumpulkan database dengan menggunakan aplikasi ini sangatlah diperlukan. Bayangkan jika Anda bisa memiliki ribuan kontak WA tertarget, maka hanya tinggal broadcast Anda bisa dapat dengan mudah memperoleh CASH!

Tentunya lagi-lagi harus sesuai dengan polanya yang tepat agar selamat, ngga sembarangan spam sehingga merusak etika berjualan, bukannya dapat cash malah dapat smash (pukulan) hehe. Mulailah mengelola database yang baru saja menjadi kontak Anda dengan memberikan edukasi dan interaksi, Anda bisa menggunakan fitur broadcast maupun grup whatsapp. Nah kedua fitur ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Selain edukasi dan interaksi menggunakan broadcast atau grup, Anda juga diwajibkan untuk memberikan segmentasi terhadap kontak yang dimiliki, intinya dipisahkan mana kontak yang baru, sudah pernah dapat edukasi, dan mana yang sudah transaksi. Tujuannya agar tidak salah strategi dalam promosi, karena beda jenis market beda juga perlakuan promosinya, sekolahselling mengemas pembahasannya secara lebih lengkap di sini

Terakhir adalah media Email


3. Email Marketing

Banyak sekali yang meremehkan email marketing ini sebagai strategi yang jadul, alias ngga kekinian. Sayang sekali pengalaman kami membuktikan justru pembeli premium banyak didapat dari email marketing ini. Jadi penting juga bagi Anda mengumpulkan alamat email dari para calon pembeli Anda. Ada banyak strategi yang bisa Anda gunakan dalam menggunakan email marketing ini, enaknya untuk email marketing, Anda tidak perlu-repot update dan lihat layar terus menerus. Karena ada sistem automationnya, Anda bisa buat beberapa email sekaligus, lalu tinggal atur kirim kapan dan kirim kemananya,


Oleh karena itu diperlukan strategi khusus yakni funneling, tidak sembarangan langsung jualin begitu aja di konten email pertama, tapi ada triknya. Anda juga bisa melakukan personalisasi secara otomatis email yang akan dikirim, pernah ngga ada email yang seolah-olah hanya dikirim untuk Anda, karena judul dan isinya memakai nama Anda.

Contoh = Hai Faizi apa kabar, bagaimana suasana hati Anda kali ini dan seterusnya, Anda bisa atur bagian Faizinya itu dengan nama-nama lain sesuai dengan penerima email Anda, asik banget kan? Dengan begitu Anda bisa membuat diri lebih dekat dengan customer, lebih personal, dan cara ini terbukti efektif untuk menghasilkan closing. Meski kesannya email ini satu arah, hanya dari kita mengirim ke calon pelanggan, tidak seperti WA atau FB yang bisa balas-balasan

Anda juga bisa membangun interaksi dan engagement di Email. Caranya adalah dengan membuat kalimat emailnya se-asyik mungkin seperti mengobrol, dan ingat harus personal seperti bicara pada satu orang secara langsung. 

Semoga bisa menginspirasi,

Terima kasih

Oleh Store Ednovate

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar